That Answer Is

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Sunday, 2 June 2013

Hubungan Interpersonal

Posted on 07:09 by Unknown

                                                                           Tulisan 2



Hubungan Interpesonal
Hubungan interpersonal adalah dimana ketika kita berkomunikasi, kita bukan sekedar menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan interpersonalnya. Jadi ketika kita berkomunikasi kita tidak hanya menentukan content melainkan juga menentukan relationship.
Dari segi psikologi komunikasi, kita dapat menyatakan bahwa makin baik hubungan interpersonal, makin terbuka orang untuk mengungkapkan dirinya; makin cermat persepsinya tentang orang lain dan persepsi dirinya; sehingga makin efektif komunikasi yang berlangsung diantara komunikan.

a.       Model-Model Hubungan Interpersonal
Ada 4 (empat) model hubungan interpersonal yaitu meliputi :
1.      Model pertukaran sosial (social exchange model)
Hubungan interpersonal diidentikkan dengan suatu transaksi dagang. Orang berinteraksi karena mengharapkan sesuatu yang memenuhi kebutuhannya. Artinya dalam hubungan tersebut akan menghasilkan ganjaran (akibat positif) atau biaya (akibat negatif) serta hasil/ laba (ganjaran dikurangi biaya).
2.      Model peranan (role model)
Hubungan interpersonal diartikan sebagai panggung sandiwara. Disini setiap orang memainkan peranannya sesuai naskah yang dibuat masyarakat. Hubungan akan dianggap baik bila individu bertindak sesuai ekspetasi peranan (role expectation), tuntutan peranan (role demands), memiliki ketrampilan (role skills) dan terhindar dari konflik peranan.
Ekspetasi peranan mengacu pada kewajiban, tugas dan yang berkaitan dengan posisi tertentu, sedang tuntutan peranan adalah desakan sosial akan peran yang harus dijalankan. Sementara itu ketrampilan peranan adalah kemampuan memainkan peranan tertentu.
3.      Model permainan (games people play model)
Model menggunakan pendekatan analisis transaksional. Model ini menerangkan bahwa dalam berhubungan individu-individu terlibat dalam bermacam permaianan. Kepribadian dasar dalam permainan ini dibagi dalam 3 (tiga) bagian yaitu :
·         Kepribadian orang tua (aspek kepribadian yang merupakan asumsi dan perilaku yang diterima dari orang tua atau yang dianggap sebagi orang tua).
·         Kepribadian orang dewasa (bagian kepribadian yang mengolah informasi secara rasional)
·         Kepribadian anak (kepribadian yang diambil dari perasaan dan pengalaman kanak-kanak yang mengandung potensi intuisi, spontanitas, kreativitas dan kesenangan). Pada interaksi individu menggunakan salah satu kepribadian tersebut sedang yang lain membalasnya dengan menampilkan salah satu dari kepribadian tersebut. Sebagai contoh seorang suami yang sakit dan ingin minta perhatian pada istri (kepribadian anak), kemudian istri menyadari rasa sakit suami dan merawatnya (kepribadian orang tua).
4.      Model Interaksional (interactional model)
Model ini memandang hubungann interpersonal sebagai suatu sistem . Setiap sistem memiliki sifat struktural, integratif dan medan. Secara singkat model ini menggabungkan model pertukaran, peranan dan permainan.


Read More
Posted in | No comments

Friday, 31 May 2013

Cinta dan Perkawinan

Posted on 09:19 by Unknown
                                                                    
                                                               Cinta dan Perkawinan

> Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/ kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Perkawinan dalah ikatan sosial atau ikatan perjanjian hukum antar pribadi yang membentuk hubungan kekerabatan dan yang merupakan suatu pranata dalam budaya setempat yang meresmikan hubungan antar pribadi yang membentuk hubungan kekerabatan dan yang merupakan suatu pranata dalam budaya setempat yang meresmikan hubungan antar pribadi yang biasanya intim dan seksual.Perkawinan umumnya dimulai dan diresmikan dengan upacara pernikahan. Umumnya perkawinan dijalani dengan maksud untuk membentuk keluarga.
Tergantung budaya setempat bentuk perkawinan bisa berbeda-beda dan tujuannya bisa berbeda-beda juga. Tapi umumnya perkawinan itu ekslusif dan mengenal konsep perselingkuhan sebagai pelanggaran terhadap perkawinan. Perkawinan umumnya dijalani dengan maksud untuk membentuk keluarga. Umumnya perkawinan harus diresmikan dengan pernikahan.

a.       Memilih Pasangan
Memilih pasangan hidup bukanlah perkara mudah. Pasalnya, banyak orang yang merasa tidak ‘sreg’ ketika mereka ditawari untuk memilih suami atau memilih istri, tak seperti memilih pacar yang bisa dengan mudah dilakukan. Menurut mereka, pasangan hidup adalah orang yang diajak untuk susah senang bersama, yang diharapkan hanya akan ada yang pertama dan yang terakhir. Itu sebabnya memilih pasangan hidup jauh lebih susah dibandingkan dengan memilih pekerjaan atau tempat sekolah.
Dalam memilih pasangan hidup, baik bagi laki-laki maupun perempuan keduanya memiliki hak untuk memilih yang paling tepat sebagai pasangannya. Maka dari itu harus benar-benar diperhitungkan ketika memilih pasangan yang baik. Bila ingin pintar, seseorang harus rajin belajar, bila ingin kaya seseorang harus berhemat, begitu pula tentang pasangan hidup. Bila menginginkan pasangan hidup yang baik maka kita juga harus baik.
Tak ada sesuatu di dunia ini yang untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan. Segala sesuatu ada harga-nya termasuk bila ingin mendapatkan pasangan hidup yang baik. Ya, dimulai dari diri sendiri. Bila kita bercita-cita untuk mendapatkan pasangan hidup yang baik, maka kita sendiri harus baik. Percayalah, Tuhan telah memasangkan manusia sesuai dengan karakter dan derajat mereka masing-masing. Manusia yang baik hanyalah untuk manusia yang baik pula, begitu pula sebaliknya.
Banyak orang yang pikirannya terlalu pendek dalam perkara ini sehingga gagal dalam pernikahannya. Prinsipnya adalah jika kita hanya berpedoman pada hal-hal yang sifatnya duniawi (kecantikan dan kekayaan) maka akan sangat sulit dalam menjalani hari-hari berumah tangga nantinya. Karena semua itu sifatnya hanya sementara dan sangat mudah berubah. Jadi, jika jatuh cinta hanya karena melihat dari segi kecantikan/ketampanan dan atau kekayaan, maka cinta tersebut akan sangat mudah berkurang bahkan hilang.
Jika kita memang cinta pada seseorang maka lahirlah ketampanan/ kecantikan, bukan sebaliknya. Berikutnya adalah tentang masalah fisik. Banyak yang berkata bahwa wanita cantik hanya pantas untuk laki-laki tampan, begitu pula sebaliknya. Dan apa yang terjadi ketika teman kita yang mungkin tak begitu cantik mendapatkan suami yang tampan dan juga kaya, maka kita biasanya akan protes. Kita merasa bahwa dirinya tak pantas dan kitalah yang lebih pantas.
Inilah yang menutupi rezeki kita. Perasaan iri dan dengki menutupi rezeki kita untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Orang yang hatinya dipenuhi penyakit hati biasanya akan memancarkan aura negatif. Sebaliknya, orang yang hatinya bersih maka aura positiflah yang akan terpancar keluar dari dalam jiwanya. Tentunya siapa pun pasti akan lebih memilih orang yang memiliki aura positif daripada negatif.
Lalu, mengingat pernikahan itu adalah sebuah investasi jangka panjang maka kita juga harus melihat calon pasangan kita dalam jangka panjang. Bolehlah jika dia saat ini belum sukses, belum kaya, belum pintar, tetapi ketika ada potensi di masa depan dia akan menjadi lebih baik maka mengapa tidak??? Daripada kita hanya melihat kondisi dia saat ini tetapi di masa depan justru punya potensi akan meninggalkan kita. Betapa banyak wanita yang menikah hanya karena melihat prianya saat ini tampan dan betapa banyak wanita yang menikah karena hanya melihat wanitanya saat ini cantik. Mereka tidak sadar bahwa 10 tahun lagi bisa jadi ketampanan/kecantikan tersebut sudah pudar.
Adapun bila kita dihadapkan suatu pilihan lebih dari satu, tentu sewajarnya seorang akan memilih yang terbaik baginya, meskipun pilihan terbaik baginya tidak selalu identik dengan pilihan yang terbaik bagi umum, karena seseorang tentu memiliki pertimbangan yang sangat khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain.
Maka, ketika sedang memilih calon pasangan , bukalah mata lebar-lebar. Lihatlah dia secara utuh. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang dia, terutama kekurangannya. Karena saya yakin, kelebihan dari pasangan akan dengan mudah kita terima tetapi kekurangan? Tanyakanlah pada diri sendiri, mumpung belum akad nikah, apakah siap menerima kekurangan-kekurangan tersebut?. Terakhir, lihatlah dia tidak hanya di masa sekarang tetapi juga potensinya di masa depan. Tahukah kalian bedanya anak-anak dan dewasa? Anak-anak hanya berfikir apa yang ada sekarang sementara orang dewasa berfikir lebih jauh ke depan. Pernikahan adalah urusannya orang dewasa maka berfikirlah dewasa.

b.      Hubungan Dalam Perkawinan
Menurut Dawn J. Lipthrott, LCSW, seorang psikoterapis dan juga marriage and relationship educator and coach, dia mengatakan bahwa “ada 5 (lima) tahap perkembangan dalam kehidupan perkawinan. Hubungan dalam pernikahan bisa berkembang dalam tahapan yang bisa diduga sebelumnya. Namun perubahan dari satu tahap ke tahap berikut memang tidak terjadi secara mencolok dan tak memiliki patokan batas waktu yang pasti.  Bisa jadi antara pasangan suami-istri, yang satu dengan yang lain, memiliki waktu berbeda saat menghadapi dan melalui tahapannya. Namun anda dan pasangan dapat saling merasakannya”.
1.      Romantic Love.
Saat ini adalah saat Anda dan pasangan merasakan gelora cinta yang menggebu-gebu. Ini terjadi di saat bulan madu pernikahan. Anda dan pasangan pada tahap ini selalu melakukan kegiatan bersama-sama dalam situasi romantis dan penuh cinta.
2.      Dissapointment or Distress.
Menurut Dawn, di tahap ini pasangan suami istri kerap saling menyalahkan, memiliki rasa marah dan kecewa pada pasangan, berusaha menang atau lebih benar dari pasangannya. Terkadang salah satu dari pasangan yang mengalami hal ini berusaha untuk mengalihkan perasaan stres yang memuncak dengan menjalin hubungan dengan orang lain, mencurahkan perhatian ke pekerjaan, anak atau hal lain sepanjang sesuai dengan minat dan kebutuhan masing-masing. Menurut Dawn tahapan ini bisa membawa pasangan suami-istri ke situasi yang tak tertahankan lagi terhadap hubungan dengan pasangannya.  Banyak pasangan di tahap ini memilih berpisah dengan pasangannya.
3.      Knowledge and Awareness.
Dawn mengungkapkan bahwa pasangan suami istri yang sampai pada tahap ini akan lebih memahami bagaimana posisi dan diri pasangannya. Pasangan ini juga sibuk  menggali informasi tentang bagaimana kebahagiaan pernikahan itu terjadi. Menurut Dawn juga, pasangan yang sampai di tahap ini biasanya senang untuk meminta kiat-kiat kebahagiaan rumah tangga kepada pasangan lain yang lebih tua atau mengikuti seminar-seminar dan konsultasi perkawinan.
4.      Transformation.
Suami istri di tahap ini akan mencoba tingkah laku  yang berkenan di hati pasangannya. Anda akan membuktikan untuk menjadi pasangan yang tepat bagi pasangan Anda. Dalam tahap ini sudah berkembang sebuah pemahaman yang menyeluruh antara Anda dan pasangan dalam mensikapi perbedaan yang terjadi. Saat itu, Anda dan pasangan akan saling menunjukkan penghargaan, empati dan ketulusan untuk mengembangkan kehidupan perkawinan yang nyaman dan tentram.
5.      Real Love.
“Anda berdua akan kembali dipenuhi dengan keceriaan, kemesraan, keintiman, kebahagiaan, dan kebersamaan dengan pasangan,” ujar Dawn.  Psikoterapis ini menjelaskan pula bahwa waktu yang dimiliki oleh pasangan suami istri seolah digunakan untuk saling memberikan perhatian satu sama lain. Suami dan istri semakin menghayati cinta kasih pasangannya sebagai realitas yang menetap. “Real love sangatlah mungkin untuk Anda dan pasangan jika Anda berdua memiliki keinginan untuk mewujudkannya. Real love tidak bisa terjadi dengan sendirinya tanpa adanya usaha Anda berdua,” ingat Dawn.

Lebih lanjut Dawn menyarankan pula, “Jangan hancurkan hubungan pernikahan Anda dan pasangan hanya karena merasa tak sesuai atau sulit memahami pasangan. Anda hanya perlu sabar menjalani dan mengulang tahap perkembangan dalam pernikahan ini. Jadikanlah kelanggengan pernikahan Anda berdua sebagai suatu hadiah berharga bagi diri sendiri, pasangan, dan juga anak.
Ketika pasangan (suami/istri) kedapatan beberapa kali bersikap kurang baik, anggap lah ini sebuah ladang amal sabar. Dan jangan sekali-kali berfikir bahwa hasil dari istikharah ternyata gagal ketika suatu hari merasa sedikit kesal mendapati kelakukan pasangan Anda sikapnya kurang baik, harusnya tetap lah berfikir bahwa dia memang pilihan terbaik yang Tuhan berikan.
Ketika keadaannya seperti itu tadi, yang menjadi tantangan untuk Anda lakukan adalah menunjukan sikap yang lebih baik dari dia, agar Anda menjadi contoh kebaikan untuknya, karena tidak selesai hanya berharap saja dia harus lebih baik dari Anda, tetapi kita harus melakukan sesuatu untuk menjadi jalan perubahan untuknya. Karena bisa jadi begini, sekarang memang pasangan Anda belum baik, tapi yakin lah bahwa suatu saat dia akan lebih baik dari Anda, kontribusi motivasi dari Anda diperlukan juga untuknya.
Terjadinya sebuah Ikatan tali pernikahan, tidak berarti semuanya menjadi serba cocok, serba lancar dan jauh dari Masalah. Tidaklah begitu adanya, ada baiknya kita perlu berfikir begini: "dia bukan aku dan aku bukan dia, aku adalah aku begitu pun dia! tapi aku adalah bagian dari dia dan dia bagian dari aku. Karena aku Mencintainya, jadi aku harus bisa memakluminya dan berusaha untuk terus bersikap baik, lebih baik darinya hingga sikapku bisa menjadi contoh kebaikan untuknya."

c.       Penyesuaian dan Pertumbuhan Dalam Perkawinan
Perkawinan tidak berarti mengikat pasangan sepenuhnya. Dua individu ini harus dapat mengembangkan diri untuk kemajuan bersama. Keberhasilan dalam perkawinan tidak diukur dari ketergantungan pasangan. Perkawinan merupakan salah satu tahapan dalam hidup yang pasti diwarnai oleh perubahan. Dan perubahan yang terjadi dalam sebuah perkawinan, sering tak sederhana. Perubahan yang terjadi dalam perkawinan banyak terkait dengan terbentuknya relasi baru sebagai satu kesatuan serta terbentuknya hubungan antarkeluarga kedua pihak.
Relasi yang diharapkan dalam sebuah perkawinan tentu saja relasi yang erat dan hangat. Tapi karena adanya perbedaan kebiasaan atau persepsi antara suami-istri, selalu ada hal-hal yang dapat menimbulkan konflik. Dalam kondisi perkawinan seperti ini, tentu sulit mendapatkan sebuah keluarga yang harmonis.
Pada dasarnya, diperlukan penyesuaian diri dalam sebuah perkawinan, yang mencakup perubahan diri sendiri dan perubahan lingkungan. Bila hanya mengharap pihak pasangan yang berubah, berarti kita belum melakukan penyesuaian.
Banyak yang bilang pertengkaran adalah bumbu dalam sebuah hubungan. Bahkan bisa menguatkan ikatan cinta. Hanya, tak semua pasangan mampu mengelola dengan baik sehingga kemarahan akan terakumulasi dan berpotensi merusak hubungan.

d.      Perceraian dan Pernikahan Kembali
Pernikahan bukanlah akhir kisah indah bak dongeng cinderella, namun dalam perjalanannya, pernikahan justru banyak menemui masalah. Menikah Kembali setelah perceraian mungkin menjadi keputusan yang membingungkan untuk diambil. Karena orang akan mencoba untuk menghindari semua kesalahan yang terjadi dalam perkawinan sebelumnya dan mereka tidak yakin mereka bisa memperbaiki masalah yang dialami. Mereka biasanya kurang percaya dalam diri mereka untuk memimpin pernikahan yang berhasil karena kegagalan lama menghantui mereka dan membuat mereka ragu-ragu untuk mengambil keputusan.
Apa yang akan mempengaruhi peluang untuk menikah setelah bercerai? Ada banyak faktor. Misalnya seorang wanita muda pun bisa memiliki kesempatan kurang dari menikah lagi jika dia memiliki beberapa anak. Ada banyak faktor seperti faktor pendidikan, pendapatan dan sosial.
Sebagai manusia, kita memang mempunyai daya tarik atau daya ketertarikan yang tinggi terhadap hal-hal yang baru. Jadi, semua hal yang telah kita miliki dan nikmati untuk suatu periode tertentu akan kehilangan daya tariknya. Misalnya, Anda mencintai pria yang sekarang menjadi pasangan karena kegantengan, kelembutan dan tanggung jawabnya. Lama-kelamaan, semua itu berubah menjadi sesuatu yang biasa. Itu adalah kodrat manusia. Sesuatu yang baru cenderung mempunyai daya tarik yang lebih kuat dan kalau sudah terbiasa daya tarik itu akan mulai menghilang pula. Ada kalanya, hal-hal yang sama, yang terus-menerus kita lakukan akan membuat jenuh dalam pernikahan.
Esensi dalam pernikahan adalah menyatukan dua manusia yang berbeda latar belakang. Untuk itu kesamaan pandangan dalam kehidupan lebih penting untuk diusahakan bersama. Jika ingin sukses dalam pernikahan baru, perlu menyadari tentang beberapa hal tertentu, jangan biarkan kegagalan masa lalu mengecilkan hati. Menikah Kembali setelah perceraian bisa menjadi pengalaman menarik. tinggalkan masa lalu dan berharap untuk masa depan yang lebih baik.

e.       Single Life
Paradigma terhadap lajang cenderung memojokkan. pertanyaannya kapan menikah?? Ganteng-ganteng kok ga menikah? Apakah Melajang Sebuah Pilihan??. Ada banyak alasan untuk tetap melajang. Perkembangan jaman, perubahan gaya hidup, kesibukan pekerjaan yang menyita waktu, belum bertemu dengan pujaan hati yang cocok, biaya hidup yang tinggi, perceraian yang kian marak, dan berbagai alasan lainnya membuat seorang memilih untuk tetap hidup melajang. Batasan usia untuk menikah kini semakin bergeser, apalagi tingkat pendidikan dan kesibukan meniti karir juga ikut berperan dalam memperpanjang batasan usia seorang untuk menikah. Keputusan untuk melajang bukan lagi terpaksa, tetapi merupakan sebuah pilihan. Itulah sebabnya, banyak pria dan perempuan yang memilih untuk tetap hidup melajang.
Persepsi masyarakat terhadap orang yang melajang, seiring dengan perkembangan jaman, juga berubah. Seringkali kita melihat seorang yang masih hidup melajang, mempunyai wajah dan penampilan di atas rata-rata dan supel. Baik pelajang pria maupun wanita, mereka pun pandai bergaul, memiliki posisi pekerjaan yang cukup menjanjikan, tingkat pendidikan yang baik.
Alasan yang paling sering dikemukakan oleh seorang single adalah tidak ingin kebebasannya dikekang. Apalagi jika mereka telah sekian lama menikmati kebebasan bagaikan burung yang terbang bebas di angkasa. Jika hendak pergi, tidak perlu meminta ijin dan menganggap pernikahan akan membelenggu kebebasan. Belum lagi jika mendapatkan pasangan yang sangat posesif dan cemburu.
Banyak perusahaan lebih memilih karyawan yang masih berstatus lajang untuk mengisi posisi tertentu. Pertimbangannya, para pelajang lebih dapat berkonsentrasi terhadap pekerjaan. Hal ini juga menjadi alasan seorang tetap hidup melajang.
Banyak pria menempatkan pernikahan pada prioritas kesekian, sedangkan karir lebih mendapat prioritas utama. Dengan hidup melayang, mereka bisa lebih konsentrasi dan fokus pada pekerjaan, sehingga promosi dan kenaikan jabatan lebih mudah diperoleh. Biasanya, pelajang lebih bersedia untuk bekerja lembur dan tugas ke luar kota dalam jangka waktu yang lama, dibandingkan karyawan yang telah menikah.
Kemapanan dan kondisi ekonomi pun menjadi alasan tetap melajang. Pria sering kali merasa kurang percaya diri jika belum memiliki kendaraan atau rumah pribadi. Sementara, perempuan lajang merasa senang jika sebelum menikah bisa hidup mandiri dan memiliki karir bagus. Mereka bangga memiliki sesuatu yang dihasilkan dari hasil keringat sendiri. Selain itu, ada kepuasaan tersendiri.
Banyak yang mengatakan seorang masih melajang karena terlalu banyak memilih atau ingin mendapat pasangan yang sempurna sehingga sulit mendapatkan jodoh. Pernikahan adalah untuk seumur hidup. Rasanya tidak mungkin menghabiskan masa hidup kita dengan seorang yang tidak kita cintai. Lebih baik terlambat menikah daripada menikah akhirnya berakhir dengan perceraian.
Lajang pun lebih mempunyai waktu untuk dirinya sendiri, berpenampilan lebih baik, dan dapat melakukan kegiatan hobi tanpa ada keberatan dari pasangan. Mereka bebas untuk melakukan acara berwisata ke tempat yang disukai dengan sesama pelajang. Pelajang biasanya terlihat lebih muda dari usia sebenarnya jika dibandingkan dengan teman-teman yang berusia sama dengannya, tetapi telah menikah.
Ketika diundang ke pernikahan kerabat, pelajang biasanya menghindarinya. Kalaupun datang, mereka berusaha untuk berkumpul dengan para sepupu yang masih melajang dan sesama pelajang. Hal ini untuk menghindari pertanyaan singkat dan sederhana dari kerabat yang seusia dengan orangtua mereka. Kapan menikah? Kapan menyusul? Sudah ada calon? Pertanyaan tersebut, sekalipun sederhana, tetapi sulit untuk dijawab oleh pelajang.
Seringkali, pelajang juga menjadi sasaran keluarga untuk dicarikan jodoh, terutama bila saudara sepupu yang seumuran telah menikah atau adik sudah mempunyai pacar. Sementara orangtua menginginkan agar adik tidak melangkahi kakak, agar kakak tidak berat jodoh.
Tidak dapat dipungkuri, sebenarnya lajang juga mempunyai keinginan untuk menikah, memiliki pasangan untuk berbagi dalam suka dan duka. Apalagi melihat teman yang seumuran yang telah memiliki sepasang anak yang lucu dan menggemaskan. Bisa jadi, mereka belum menemukan pasangan atau jodoh yang cocok di hati. Itulah alasan mereka untuk tetap menjalani hidup sebagai lajang.
Melajang adalah sebuah sebuah pilihan dan bukan terpaksa, selama pelajang menikmati hidupnya. Pelajang akan mengakhiri masa lajangnya dengan senang hati jika telah menemukan seorang yang telah cocok di hati. Kehidupan melajang bukanlah sebuah hal yang perlu ditakuti. Bukan pula sebuah pemberontakan terhadap sebuah ikatan pernikahan. Hanya, mereka belum ketemu jodoh yang cocok untuk berbagi dalam suka dan duka serta menghabiskan waktu bersama di hari tua.
Arus modernisasi dan gender membuat para perempuan Indonesia dapat menempati posisi yang setara bahkan melebihi pria. Bahkan sekarang banyak perempuan yang mempunyai penghasilan lebih besar dari pria. Ditambah dengan konsep pilihan melajang, terutama kota-kota besar, mendorong perempuan Indonesia untuk hidup sendiri.
                                             
Read More
Posted in | No comments

Penyesuain Diri dan Pertumbuhan Persona

Posted on 09:05 by Unknown
                                                                        TULISAN 1

a.       Pengertian dan Konsep Penyesuaian Diri
Apakah Penyesuaian diri itu?. Penyesuaian diri merupakan suatu proses dinamis yang bertujuan untuk mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan lingkungannya. Atas dasar pengertian tersebut  dapat diberikan batasan bahwa kemampuan manusia sanggup untuk membuat hubungan-hubungan yang menyenangkan antara manusia dengan lingkungannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, penyesuaian diri merupakan salah satu persyaratan penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/ mental individu. Banyak individu  yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya, karena ketidakmampuannya dalam menyesuaikan diri, baik dengan kehidupan keluarga, sekolah, pekerjaan dan dalam masyarakat pada umumnya. Tidak jarang pula ditemui bahwa orang-orang mengalami stres dan depresi disebabkan oleh kegagalan mereka untuk melakukan penyesaian diri dengan kondisi yang penuh tekanan.
Penyesuaian dapat diartikan atau dideskripsikan sebagai berikut :
1.      Penyesuaian berarti adaptasi, dapat mempertahankan eksistensinya, atau bisa  survive ‘bertahan’ dan memperoleh kesejahteraan jasmaniah dan rohaniah, dan dapat mengadakan relasi yang memuaskan dengan tuntutan sosial.
  1. Penyesuaian dapat juga diartikan sebagai konformitas, yang berarti menyesuaikan sesuatu dengan standar atau prinsip.
  2. Penyesuaian dapat diartikan sebagai penguasaan, yaitu memiliki kemampuan untuk membuat rencana dan mengorganisasi respon-respon sedemikian rupa, sehingga bisa mengatasi segala macam konflik, kesulitan dan frustasi-frustasi secara efisien. Individu memiliki kemampuan menghadapi realitas hidup dengan cara yang kuat ataupun memenuhi syarat.
  3. Penyesuaian dapat diartikan penguasaan dan kematangan emosional. Kematangan emosional maksudnya ialah secara positifmemiliki respon emosional yang tepat pada setiap situasi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa, penyesuaian diri adalah usaha manusia untuk mencapai keharmonisan pada diri sendiri dan pada lingkungan.
Lalu apakah ada perbedaan antara penyesuaian dan adaptasi. Adaptasi itu artinya adalah individu yang melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan, contohnya adalah apabila seorang individu merasa udara disekitarnya dingin maka individu itu segera memakai pakaian yang tebal dan meminum atau memakan makanan yang hangat.
Lalu apabila penyesuaian itu sebagai mengubah lingkungan agar lebih sesuai dengan diri individu., contohnya apabila individu merasa kedinginan secara otomatis individu itu menyalakan api atau penghangat ruangan untuk mengahngatkan badannya.
Namun penyesuaian diri disini adalah meliputi penyesuaian diri baik dalam ‘adaptation’ dan ‘adjusment’. artinya individu mampu menyesuaikan diri dengan baik, secara normal dan idealnya mampu menggunakan kedua mekanisme penyesuaian diri tersebut secara fleksibel tergantung pada suasana dan situasinya. Apabila individu itu hanya dapat menggunakan salah satu dari kedua mekanisme tersebut berarti individu itu di anggap kaku dan dominan.
Ada beberapa ciri penyesuaian diri yang efektif, seperti :
1.      Memiliki Persepsi yang Akurat terhadap Realita.
2.      Memiliki Kemampuan untuk Beradaptasi dengan Tekanan atau Stres dan juga Kecemasan.
3.      Mempunyai Gambaran Diri yang Positif tentang dirinya.
4.      Memiliki Kemampuan untuk Mengekspresikan Perasaannya.
5.      Mempunyai kemapuan Relasi Interpersonal yang baik.
                      
      Makna akhir dari hasil pendidikan seseorang individu terletak pada sejauh mana hal yang telah dipelajari dapat membantunya dalam penyesuaian diri dengan kebutuhan-kebutuhan hidupnya dan pada tuntutan masyarakat. Seseorang tidak dilahirkan dalam keadaan telah mampu menyesuaikan diri atau tidak mampu menyesuaikan diri, kondisi fisik, mental, dan emosional dipengaruhi dan diarahkan oleh faktor-faktor lingkungan dimana kemungkinan akan berkembang proses penyesuaian yang baik atau yang salah.
Penyesuaian yang sempurna dapat terjadi jika manusia/ individu selalu dalam keadaan seimbang antara dirinya dengan lingkungannya, tidak ada lagi kebutuhan yang tidak terpenuhi, dan semua fungsi-fungsi organisme/ individu berjalan normal. Namun, penyesuaian diri lebih bersifat suatu proses sepanjang hayat, dan manusia terus menerus menemukan dan mengatasi tekanan dan tantangan hidup guna mencapai pribadi sehat.
Penyesuaian diri adalah suatu proses. Kepribadian yang sehat ialah memiliki kemampuan untuk mengadakan penyesuaian diri secara harmonis, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungannya.

b.      Pengertian Pertumbuhan Personal
Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses-proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal yang sehat pada waktu yang normal. Prof. Gessel mengatakan bahwa pertumbuhan pribadi manusia berlangsung secara terus-menerus. 
              i.      Penekanan Pertumbuhan Diri
Dari bayi hingga tua kita sebagai manusia normal mengalami pertumbuhan secara terus menerus. Penyesuaian diri dengan lingkungan nya pun terus berkembang. Banyak kualitas penyesuaian diri yang baik mengandung implikasi-implikasi yang khas bagi pertumbuhan pribadi. Ide ini terkandung dalam kriteria perkembangan diri yang berarti pertumbuhan kepribadian yang terus-menerus kearah tujuan kematangan dan prestasi pribadi.
Setiap langkah dalam proses pertumbuhan dari masa bayi sampai masa dewasa harus menjadi kemajuan tertentu kearah kematangan tang lebih besar dalam pikiran, emosi, sikap dan tingkah laku. Pelekatan (fiksasi) pada setiap tingkat perkembangan bertentangan dengan  penyesuaian diri yang kuat, misalnya menggigit kuku, menghisap jempol, ngompol, ledakan amarah, atau membutuhkan sangat banyak kasih sayang dan perhatian. Perkembangan diri disebabkan oleh realisasi kematangan yang terjadi secara tahap demi tahap.
Pertumbuhan kepribadian ditingkatkan oleh banyaknya minat  terhadap pekerjaan dan kegemaran. Sulit menyesuaikan diri dengan baik terhadap tuntutan-tuntutan pekerjaan yang tidak menarik dan membosankan, dan segera pekerjaan itu menjadi hal yang tidak menyenangkan atau menjijikkan. Tetapi, kita memiliki cara tertentu untuk mengubah dan mengganti pekerjaan yang merangsang minat kita sehingga kita dapat memperoleh kepuasan terus-menerus dalam pekerjaan.
Adolph Meyer berpendapat bahwa kapasitas untuk menggunakan masa lampau dan bukan semata-mata menderita karenanya adalah perlu untuk penyesuaian diri bahwa penangan harus dipakai untuk menangani kenyataan sekarang dan kesempatan yang kreatif dapat direalisasikan dengan tinjauan yang sehat ke masa depan. Sikap yang sehat terhadap masa lampau, masa sekarang dan masa depan sangat penting untuuk penyesuaian diri yang sehat.

            ii.      Variasi dalam Pertumbuhan
Dalam variasi pertumbuhan memang sangat beragam. Tidak semua individu berhasil dalam melakukan penyesuaian diri berdasarkan tingkatan usia, pertumbuhan fisik, maupun sosial nya. Mengapa? karena terkadang terdapat rintangan-rintangan yang menyebabkan ketidakberhasilan individu dalam melakukan penyesuaian, baik rintangan itu dari dalam diri atau dari luar diri.
          iii.      Kondisi-Kondisi untuk Bertumbuh
Kondisi jasmani  seperti pembawa atau konstitusi fisik dan tempramen sebagai disposisi yang diwariskan, aspek perkembangannya secara intrinsik berkaitan erat dengan susunan atau konstitusi tubuh, kondisi jasmani dan kondisi pertumbuhan fisik memang sangat mempengaruhi bagaimana individu dapat menyesuaikan diri nya. 
Carl Roger menyebutkan 3 (tiga) aspek yang memfasilitasi pertumbuhan personal dalam suatu hubungan ;
1.      Keikhlasan kemampuan untuk menyadari perasaan sendiri, atau menyadari kenyataan.
2.      Menghormati keterpisahan dari orang lain tanpa kecuali, dan  
3.      Keinginan yang terus menerus untuk memahami atau berempati terhadap orang lain. 
      Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan personal :
1.      Faktor Biologis
      Karakteristik anggota tubuh yang berbeda setiap orang, kepribadian, atau warisan biologis yang sangat kental.
2.      Faktor Lingkungan
      Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorangdan nantinya akan menentukan baik atau tidaknya pertumbuhan personal seseorang.
3.      Faktor Budaya
      Tidak di pungkiri kebudayaan juga berpengaruh penting dalam kepribadian seseorang, tetapi bukan berarti setiap orang dengan kebudayaan yang sama memiliki kepribadian yang sama juga.
Read More
Posted in | No comments

Monday, 29 April 2013

TEORI KEPRIBADIAN SEHAT

Posted on 08:16 by Unknown
iM bACK :) , Haloo psikolobers sekarang APA si yang dimaksud dengan kepribadian sehat ??  Inti pokok dari pertanyaan ini ialah untuk menemukan serta merumuskan kepribadian yang lebih sehat. Penekanannya bukanlah pada penyebuhan konflik-konflik yang berhubungan dengan masa lalu. Fokusnya ialah ke arah apa seseorang dapat menjadi, bukan ke arah apa yang telah terjadi atau ada pada saat ini.Dalam beberapa tahun belakangan ini, jumlah para ahli psikologi yang mulai mengakui kapasitas untuk bertumbuh dan berkembang dalam kepribadian manusia  semakin meningkat. Para ahli-ahli ini (sebagian besar memandang diri mereka sebagai ahli-ahli psikologi humanistic) memiliki suatu pandangan yang segar terhadap kodrat manusia yang berbeda dari apa yang telah digambarkan oleh behaviorisme dan psikoanalisa, sebagai bentuk psikologi tradisional. Mengapa demikian ? Karena mereka percaya bentuk psikologi tradisional tersebut memberikan pandangan-pandangan yang terbatas tentang kodrat manusia, mengabaikan puncak-puncak yang akan didaki oleh orang-orang yang memiliki potensi.Bagi ahli-ahli psikologi pertumbuhan, manusia adalah individu yang dapat dan harus mampu mengatasi masa lalu, kodrat biologis, dan ciri-ciri lingkungan kita. Kita harus berkembang dan bertumbuh melampaui kekuatan-kekuatan ini yang secara potensial menghambat. Gambaran ahli psikologi pertumbuhan tentang kodrat manusia adalah optimis dan penuh harapan. Mereka percaya terhadap kapasitas individu untuk memperluas, memperkaya, mengembangkan, dan memenuhi diri kita, untuk menjadi semuanya menurut kemampuan kita. Pendukung-pendukung gerakan potensi manusia mengemukakan bahwa ada suatu tingkat pertumbuhan dan perkembangan yang sangat diperlukan, yang melampaui ‘normalitas’, dan mereka mengemukakan bahwa manusia perlu memperjuangkan tingkat pertumbuhan yang lebih maju supaya merealisasikan atau mengaktualisasikan semua potensinya          
dan menurut ahli Allport lebih optimis mengenai kodrat manusia daripada pandangan dari Freud. Ia memperlihatkan suatu keharuan yg luar biasa terhadap manusia. Pengalaman-pengalaman pribadinya kelak tercemin dalam pandangan-pandangan teroritisnya tentang kodrat kepribadian manusia. Kodrat manusia yang diutarakan Allport adalah positif, penuh harapan dan menyanjung-nyajung. Allport tidak percaya bahwa orang-orang yang matang dan sehat dikontrol dan dikuasai oleh kekuatan-kekuatan tak sadar, kekuatan-kekuatan yang tidak dapat dilihat dan dipengaruhi.         
Ia percaya bahwa kekuatan-kekuatan tak sadar itu merupakan pengaruh-pengaruh yang penting pada tingkah laku orang dewasa yang neuritis. Orang-orang yang neuritis terikat atau terjalin erat pada pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak.

Read More
Posted in | No comments

TEORI KEPRIBADIAN SEHAT

Posted on 08:16 by Unknown
iM bACK :) , Haloo psikolobers sekarang APA si yang dimaksud dengan kepribadian sehat ??  Inti pokok dari pertanyaan ini ialah untuk menemukan serta merumuskan kepribadian yang lebih sehat. Penekanannya bukanlah pada penyebuhan konflik-konflik yang berhubungan dengan masa lalu. Fokusnya ialah ke arah apa seseorang dapat menjadi, bukan ke arah apa yang telah terjadi atau ada pada saat ini.Dalam beberapa tahun belakangan ini, jumlah para ahli psikologi yang mulai mengakui kapasitas untuk bertumbuh dan berkembang dalam kepribadian manusia  semakin meningkat. Para ahli-ahli ini (sebagian besar memandang diri mereka sebagai ahli-ahli psikologi humanistic) memiliki suatu pandangan yang segar terhadap kodrat manusia yang berbeda dari apa yang telah digambarkan oleh behaviorisme dan psikoanalisa, sebagai bentuk psikologi tradisional. Mengapa demikian ? Karena mereka percaya bentuk psikologi tradisional tersebut memberikan pandangan-pandangan yang terbatas tentang kodrat manusia, mengabaikan puncak-puncak yang akan didaki oleh orang-orang yang memiliki potensi.Bagi ahli-ahli psikologi pertumbuhan, manusia adalah individu yang dapat dan harus mampu mengatasi masa lalu, kodrat biologis, dan ciri-ciri lingkungan kita. Kita harus berkembang dan bertumbuh melampaui kekuatan-kekuatan ini yang secara potensial menghambat. Gambaran ahli psikologi pertumbuhan tentang kodrat manusia adalah optimis dan penuh harapan. Mereka percaya terhadap kapasitas individu untuk memperluas, memperkaya, mengembangkan, dan memenuhi diri kita, untuk menjadi semuanya menurut kemampuan kita. Pendukung-pendukung gerakan potensi manusia mengemukakan bahwa ada suatu tingkat pertumbuhan dan perkembangan yang sangat diperlukan, yang melampaui ‘normalitas’, dan mereka mengemukakan bahwa manusia perlu memperjuangkan tingkat pertumbuhan yang lebih maju supaya merealisasikan atau mengaktualisasikan semua potensinya          
dan menurut ahli Allport lebih optimis mengenai kodrat manusia daripada pandangan dari Freud. Ia memperlihatkan suatu keharuan yg luar biasa terhadap manusia. Pengalaman-pengalaman pribadinya kelak tercemin dalam pandangan-pandangan teroritisnya tentang kodrat kepribadian manusia. Kodrat manusia yang diutarakan Allport adalah positif, penuh harapan dan menyanjung-nyajung. Allport tidak percaya bahwa orang-orang yang matang dan sehat dikontrol dan dikuasai oleh kekuatan-kekuatan tak sadar, kekuatan-kekuatan yang tidak dapat dilihat dan dipengaruhi.         
Ia percaya bahwa kekuatan-kekuatan tak sadar itu merupakan pengaruh-pengaruh yang penting pada tingkah laku orang dewasa yang neuritis. Orang-orang yang neuritis terikat atau terjalin erat pada pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak.

Read More
Posted in | No comments

STRESS

Posted on 08:15 by Unknown

Sekarang apa yang di ketahui tentang Stress? Stres adalah respon normal terhadap berbagai keadaan yang harus dihadapi dalam hidup, situasi yang mengharuskan kita bertindak, menyesuaikan, serta menjaga segala sesuatu tetap seimbang. Stres merupakan reaksi fisik dan psikologi yang normal terhadap banyak ‘tuntutan’ dan tekanan hidup yang selalu berubah dan tidak pernah berakhir. Karena stres merupakan reaksi yang normal, maka setiap orang pasti akan mengalaminya, baik itu orang dewasa, remaja, bahkan anak-anak.
Menangani Stres

Ketika otak menghadapi sebuah situasi (tekanan, keadaan, tuntutan, atau apapun istilah yang anda gunakan), maka otak akan memberikan tanda kepada tubuh agar melepaskan banyak hormon, untuk memberikan tenaga atau energi kepada tubuh untuk bertindak menghadapi situasi tersebut. Ketika situasi tersebut telah berlalu, maka tubuh akan kembali pada kondisi rileks.

Pelepasan hormon sebagai ‘tenaga ekstra’ merupakan reaksi yang normal dan sangat berguna, terlebih jika berhubungan dengan fisik. Keadaan tersebut bisa memotivasi, meningkatkan kinerja dan kemampuan fisik seseorang, bahkan dapat menyelamatkan nyawa saat menghadapi situasi yang berbahaya. Namun di masa sekarang yang begitu kompleks, tekanan yang datang juga banyak yang berupa psikologis seperti tekanan pekerjaan, masalah sosial, keluarga, keuangan, dan lain sebagainya. Keadaan stres yang bertubi-tubi secara psikologis dapat membuat tubuh kelelahan secara psikis dan menyebabkan seseorang tidak dapat berpikir jernih, serta bisa berdampak pada banyak hal lainnya (interaksi sosial, kualitas hidup, kesehatan, dll).

Oleh karena itu mengelola dan menangani stres (stress management) adalah hal yang sangat penting, agar tubuh dapat selalu memberikan respon yang terbaik pada banyak situasi, baik itu fisik maupun psikis. Stres yang berlebihan dan tidak ditangani dengan baik bisa mengarah pada berbagai dampak buruk pada kehidupan seseorang, termasuk juga buruk bagi kesehatan.

Seseorang tidak dapat berada dalam kondisi stres terlalu lama, karena tubuh juga memerlukan kondisi rileks. Kondisi rileks akan menyegarkan tubuh, fisik maupun psikis, sehingga tubuh lebih siap menghadapi berbagai situasi. Kondisi stres berkepanjangan, selain dapat memperburuk respon seseorang, juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan berkontribusi negatif terhadap kesehatan.

Poin utama dari menangani stres adalah mengangkat atau meringankan keadaan stres tersebut. Tujuannya adalah agar seseorang dapat menghadapi situasi dalam keadaan yang lebih tenang dan rileks, yang dapat meningkatkan kualitas respon seseorang.

Banyak metode yang dapat dilakukan untuk menangani stres, salah satunya adalah dengan melakukan teknik relaksasi, yang berguna untuk menghilangkan stres. Membuat tubuh menjadi rileks dan menghilangkan stres adalah langkah pertama yang umum dilakukan. Setelah itu, dilanjutkan dengan mengenali situasi-situasi apa saja yang menyebabkan stres dan membuat strategi untuk menghadapi situasi tersebut dengan tepat.

Read More
Posted in | No comments

Friday, 29 March 2013

Kesehatan Mental III

Posted on 23:01 by Unknown

PENYESUAIN DIRI & PERTUMBUHAN

pengertian nya apa ya ??\


 




















Pertumbuhan dapat diartikan sebagai perubahan 
kuantitatif pada materil sesuatu sebagai akibat 
dari adanya pengaruh lingkungan. Perubahan 
kuantitatif ini dapat berupa pembesaran atau 
pertambahan dari tidak ada menjadi ada, dari 
kecil menjadi besar, dari sedikit menjadi banyak, 
dari sempit menjadi luas, dan lain lain. 
(Drs. Wasty Soemanto, M.Pd, 1998 : 44)

Penyesuaian diri merupakan faktor yang sangat 
penting didalam kehidupan manusia. Hidup manusia
sejak lahir hingga meninggal tidak lain adalah 
penyesuaian diri, sehingga dapat dikatakan bahwa 
penyesuaian diri dilakukan oleh manusia sepanjang hidup. 
Manusia memerlukan penyesuaian diri terhadap diri 
dan lingkungannya dalam menghadapi berbagai 
permasalahan yang ada.
  
Penyesuaian diri (self-adjustment) adalah 
suatu proses yang melibatkan respon-respon 
mental dan perbuatan individu dalam upaya 
memenuhi kebutuhan-kebutuhan, dan mengatasi 
ketegangan, frustasi, dan konflik dengan memperhatikan
 norma atau tuntutan lingkungan dimana
 dia hidup (Alexander Schneiders. 1964 : 51). 
Schneiders juga memandang bahwa penyesuaian 
diri dapat ditinjau dari empat sudut pandang yaitu:
(1) Penyesuaian diri sebagai adaptasi (adaptation), 
(2) Penyesuaian diri sebagai bentuk konformitas (conformity),
(3) Penyesuaian diri sebagai usaha penguasaan (mastery) dan, 
(4) Perbedaan individual pada perilaku dan respon yang 
muncul daro masing-masing individu dalam menanggapi 
masalah (individual variation).

Penyesuain diri merupakan  proses dinamika yang 
bertujuan untuk mengubah tingkah laku agar terjadi 
hubungan yang selaras antara dirinya dan lingkungannya. 
Penyesuaian diri mempunyai dua aspek yaitu 
penyesuaian diri pribadi dan penyesuaian diri sosial.
Penyesuaian diri pribadi adalah penyesuaian individu 
terhadap dirinya sendiri dan percaya pada diri sendiri. 
Sedangkan penyesuaian individu sosial merupakan 
suatu proses yang terjadi dalam lingkungan social 
tempat individu hidup dan berinteraksi dengannya.


Pertumbuhan Pertumbuhan personal


 apa itu pengertian nya?? 


Manusia  merupakan makhluk individu. 
Manusia disebut sebagai individu apabila 
tingkah lakunya spesifik atau menggambarkan 
dirinya sendiri dan bukan bertingkah laku 
secara umum atau seperti orang lain. 
Jadi individu adalah seorang manusia yang 
tidak hanya memiliki peranan-peranan yang 
khas dalam lingkup sosial tetapi mempunyai 
kekhasan tersendiri yang spesifik terhadap 
dirinya didalam lingkup sosial tersebut. 

Kepribadian suatu individu tidak serta merta 
langsung terbentuk, akan tetapi melalui 
pertumbuhan sedikit demi sedikit dan 
melalui proses yang panjang

Dan Pengertian pertumbuhan personal juga
dihubungkan dalam 2 proses yang terus menerus
dan berkelanjutan . kedua proses tersebut merupakan
pengertian dsri pertumbuhsn dan perkembangan.
Manusia mmempunyai kapasitas jasmanih dan
rohaniah sebagai suatu kondi yang menuju pada
arah kesempurnaan . menurut Crow dan Crow ,
kematangan atau pertumbuhan sejak pembuahan
dan seterusnya merupakan gejala alamiah.
Pertumbuhan itu sebagai suatu hasil dari
fakor-faktor luar dari individu yang matang
atau tumbuh itu bisa di tunjukan sebagi perkembangan .
Definisi pertumbuhan ialah perubahan secara
fisiologis dari hasil proses suau kematangan
funsi-fungsi jasmani sebagai akibat dari adannya
 pengaruh lingkungan. Pertumbuhan dapat diartikan
sebagai proses berubahnnya keadaan jasmaniah
(fisik) yang turun-menurun dalam bentuk proses
aktif yang berkesinambungan. Selain itu pertumbuhan
tidak hanya berlaku pada hal yang bersifat kuntitatif ,
seperti alam, sel, kromosom rambut dan lain-lain .
namun pertumbuhan terdiri daribahan-bahan
kualitatif seperi kesan, keinginan, ide, gagasan ,
pengeahuan , nilai dan lain-lain. Pengretian lain
tentang pertumbuahan. Manusia merupakan
makhluk individu.

Manusia itu disebut individu  apabila pola
tingkah lakunya bersifat spesifik
dirinya dan bukan lagi mengikuti pola tingkah
laku umum. Ini berarti bahwa individu adalah
seorang manusia yang tidak hanya memiliki
peranan-peranan yang khas didalam lingkungan
sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian
serta pola tingkah laku spesifik dirinya.
Kepribadian suatu individu tidak sertamerta
langsung terbentuk, akan tetapi melalui
pertumbuhan sedikit demi sedikit dan melalui
proses yang panjang. Setiap individu pasti akan
mengalami pembentukan karakter atau kepribadian.
Dan hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang
dan banyak faktor yang mempengaruhinya terutama
lingkungan keluarga. Hal ini disebabkan karena
keluarga adalah kerabat yang paling dekat dan
kita lebih banyak meluangkan waktu dengan keluarga.
Read More
Posted in | No comments
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Popular Posts

  • Tema : Lintas Budaya
    Hay bloggers pada hari ini kita membahas mata kuliah dari Lintas Budaya " apakah kalian tahu perbedan budaya satu dengan buadaya yang l...
  • Biografi Saya !!!
    Haiiiii Teman teman bloggerrr ..........!! Selamat malam Blogger malam ini saya ingin memberikan informasi riwayat hidup saya Loh :D, saya b...
  • TEORI KEPRIBADIAN SEHAT
    iM bACK :) , Haloo psikolobers sekarang APA si yang dimaksud dengan kepribadian sehat ??  Inti pokok dari pertanyaan ini ialah untuk menemuk...
  • Kesehatan Mental
    # KONSEP SEHAT    "konsep sehat itu  didalam nya adalah suatu kondisi Sejahtera Jasmani Rohani serta Sosial Ekonomi tentunya" , Ki...
  • Internet addiction
    Apa itu internet addiction?    dalam Perkembangan teknologi yang sangat pesat di dunia ini tentu semakin memudahkan manusia dalam melakukan ...
  • Polarisasi Kelompok
    Polarisasi Kelompok adalah untuk melihatnya sebagai artefak statistik, yaitu: ketika kita sudah melihat lebih awal, jika anggota group dita...
  • Hubungan Interpersonal
                                                                               Tulisan 2 Hubungan Interpesonal Hubungan interpersonal adalah dim...
  • TEORI KEPRIBADIAN SEHAT
    iM bACK :) , Haloo psikolobers sekarang APA si yang dimaksud dengan kepribadian sehat ??  Inti pokok dari pertanyaan ini ialah untuk menemuk...
  • Kesehatan Mental III
    PENYESUAIN DIRI & PERTUMBUHAN pengertian nya apa ya ??\   Pertumbuhan dapat diartikan sebagai perubahan  kuantitatif pada materil sesuat...
  • STRESS
    Sekarang apa yang di ketahui tentang Stress?  Stres adalah respon normal terhadap berbagai keadaan yang harus dihadapi dalam hidup, situasi ...

Blog Archive

  • ▼  2013 (17)
    • ▼  December (1)
      • Tema : Lintas Budaya
    • ►  October (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  March (3)
  • ►  2012 (23)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (8)
    • ►  February (3)
  • ►  2011 (15)
    • ►  December (2)
    • ►  November (8)
    • ►  October (5)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile